SAYA DAN BUKU
Aku pun tidak tahu kapan
tepatnya buku hadir dalam kehidupanku, kapan dia menyusup mengisi hari-hari
dimasa kecilku. Kapan dia menjadi lampu
penerang dan kapan dia menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kapan dia ada
disetiap hariku, kapan dia menjadi barang yang sering kugenggam ditanganku dan
kapan dia menjadi sesuatu yang aku rindukan untuk kusentuh kembali, dan kapan
dia memjadi memori di ingatanku dan kapan aktivitas bercengkrama dengannya
menciptakan kenangan yang begitu indah. Namun
aku begitu menyukainya, aku sangat menyukai berjalan diantara lorong rak penuh
buku, jemariku menari disela-sela deretan buku dan meraih satu untuk kubaca
sampul belakangnya. Aku menyukai bau dari setiap lembar buku yang kubuka, buku
baru selalu memberi bau yang khas disetiap halamannya.
Yang pasti interaksi skala dekatku dengan buku bermula ketika aku
masih duduk disekolah dasar kelas 5. Aku selalu pergi ke perpustakaan sekolah,
membaca disana dan terkagum-kagum dengan satu lemari yang penuh dengan buku.mulutku
Selalu menganga dan berdecak kagum ketika kumenemukan buku bagus dan senantiasa antusias untuk meminjamnya.
Dirumah, aku punya tempat favorite untuk membaca, disudut ruangan tanpa alas,
tanpa meja aku sering gelongsoran disana dengan bukuku. Setiap pulang sekolah,
aku tidak sabaran untuk membukanya. Setelah selesai semuanya aku langsung
mengambil tempat dan mencari nyamanku. Menghabiskan satu buku cerita yang
begitu mengagumkan dan kubaca berulang-ulang kali setelahnya. Aku menghabiskan
2 tahun terakhir di sekolah dasar dengan buku-buku sederhana perpus sekolahku,
sampai buku yang kupinjam menumpuk di meja belajarku karena aku tidak rela
untuk mengembalikannya. Aku hanya memikirkan satu hal, kalau buku itu ku
keembalikan bagaimana jika aku akan membacanya kembali? Dan benar aku membaca
sebanyak 6 kali untuk cerita yang sama, untuk pertama kalinya aku menangis
membaca kisah perjuangan kemerdekaan, aku lupa judulnya tapi cover buku itu
bewarna hijau muda dan menggambarkan para serdadu membawa pistol mereka. Sketsa
sederhana dari sampulnya, aahh mahmud dengan kakeknya yang pejuang. Aku begitu
mearaskan mejadi mahmud, mendengar penturan kakek tentang sejarah kemerdekaan
dengan seksama dan aku tak kapok untuk membacanya lagi dan lagi.. aaahh aku
ingin kembali kemasa itu, buku-buku itu yang sekarang aku tak tahu wujudnya dan
dimana keberadaannya. Masihkah dia utuh ataukah? aku ingin mencumbumu kembali
buku-buku kecilku,mengajak jariku membuka lembaran yang dulu pernah kusentuh
dengan jari kecilku, bernostalgia denganmu mengenang kecilku.. Sungguh aku
merindukan masa-masa kecilku, saat ghirah keingintahuannku sedemikian besarnya,
ketika semangat membacaku sedang kenceng-kencengnya.
Aku menemukan kesenangan melebihi bermain ketika aku meneemukan
dunia dalam bacaanku, aku tenggelam dan larut dalam suasana buku yang kubaca.
Buku sederhana untuk ukuran anak sekolah dasar, buku cerita dan cerita atau
bolehlah kusebut novel taraf sekolah dasar. Memang buku biasa, tapi bermula
darinya aku menumbuhkan kebiasaan membaca. Berangkat darinya Kebiasaan
membacaku berlanjut ketika SMA, hal yang buruk ketika aku berteu dengan buku
yang kurasa bagus, aku mengehentikan nonton tv, mencampakkan hp hanya untuk
menyelesaikan buku-buku yang aku pinjam karena jatah peminjamannya hanya satu
minggu. Aku menikmati waktu siangku, menikmati buku yang aku buka lembar demi
lembar di sudut ruangan.
Aku tidak tahu dari mana kesukaan membaca ini kudapat, kalau
melihat dari orangtua kurasa baba dan ibuku bukan orang yang hobi membaca, tapi
aku melihat dilemari baba banyak sekali kitab berbahasa arab dan kala itu aku
pun tidak memahaminya, namun aku sering melihat baba membuka-buka kitabnya.
Yang aku ingat baba juga sering memberiku buku kosong dan beliau juga tidak
marah ketika beberapa kitabnya aku coret-coret dan samapai sekarang ada
beberapa gambar dimasa kecilku yang tersimpan dilemarinya baba. Begitupun
dengan ibuku, ibu mengajari aku abjad sebelum masuk sekolah dan ibu selalu
menecritaka dongeng dan sering emmebriku buku untuk kucoret-coret.
To be
continue......................................................... :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar